Juli 17, 2026
img-20260331-wa0114_641250

Depok, bharindo.co.id – Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Korsabhara Baharkam Polri resmi memasuki babak baru kepemimpinan, ditandai dengan prosesi pisah sambut yang berlangsung khidmat di Kelapa Dua, Depok, Selasa (31/03/2026).

Tongkat estafet kepemimpinan diserahkan dari Irjen Pol. Suhendri kepada Brigjen Pol. M. Syahduddi. Momentum ini tidak sekadar seremoni, tetapi menjadi simbol kesinambungan dalam menjaga dan mengamankan objek vital nasional di tengah dinamika tantangan yang semakin kompleks.

Dalam amanatnya, Kakorsabhara Baharkam Polri, Irjen Pol. Drs. M. Ritonga, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Irjen Pol. Suhendri atas dedikasi dan kontribusinya selama lima tahun memimpin Ditpamobvit.

“Setiap jabatan adalah amanah institusional dan moral. Apa yang telah dicapai Irjen Pol. Suhendri merupakan bagian penting dari transformasi organisasi. Dedikasi beliau menjadi standar tinggi yang patut kita apresiasi,” tegasnya.

Selama masa kepemimpinannya, Irjen Pol. Suhendri dinilai berhasil membangun fondasi organisasi yang kuat, sekaligus meningkatkan profesionalisme dalam pengamanan objek vital nasional.

Memasuki era baru, kepemimpinan Brigjen Pol. M. Syahduddi diharapkan mampu menjawab tantangan ke depan yang semakin dinamis. Penguatan kapasitas personel, inovasi berbasis teknologi, serta peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi fokus utama.

“Kepemimpinan baru harus mampu menghadirkan inovasi yang berdampak langsung pada kualitas pelayanan masyarakat. Kehadiran Polri harus benar-benar dirasakan manfaatnya di setiap lini,” lanjut Irjen Ritonga.

Dengan pengalaman lapangan yang luas, Brigjen Pol. M. Syahduddi diyakini mampu membawa Ditpamobvit menjadi satuan yang semakin profesional, modern, dan terpercaya sejalan dengan semangat Presisi Polri.

Menutup rangkaian kegiatan, Kakorsabhara mengajak seluruh jajaran Korsabhara Baharkam Polri untuk terus memperkuat soliditas dan sinergi antar-unit. Hal ini dinilai menjadi kunci utama dalam menghadapi perkembangan situasi keamanan nasional yang terus berubah.

Prosesi pisah sambut ini pun diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus melahirkan insan Bhayangkara yang tidak hanya tangguh dalam tugas, tetapi juga humanis dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara. (dns***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *