Juni 24, 2024

Bharindo Majalengka,- Diduga adanya oknum yang bermain di balik acara perpisahan di sekolah SMA NEGERI 1 SINDANWANGI Pihak Terkait Jangan Tutup Mata.

Profesionalisme Kepala sekolah dalam mengelola Sekolah menjadi kunci utama untuk menghasilkan sekolah yang berkualitas diperlukan kerja samanya antara sesama personil Sekolah yaitu:
Kepala sekolah,Guru ,Murid ,dan staf lain yang ada kaitannya dengan Sekolah.
kerjasama dalam tata kelola penyelenggaraan Sekolah ini harus benar-benar dibina dan di awasi jangan sampai di sekolah tersebut los kontrol sehingga bisa merugikan fihak lain terutama anak didik dan orang tua .

Rabu 05 juni 2024 tim investigasi tabayun kesekolah SMA NEGERI 1 SINDANWANGI di sambut oleh Wakasek Humas , Wakasek Humas menghubungi
Wakasek kesiswaan saat di konfirmasi terkait acara perpisahan siswa kelas XII yang berjumlah ada 360 siswa , yaitu siswa
kelas IPA dan kelas IPS.

Acara perpisahan di sekolah tersebut di selenggarakan pada tanggal 8 mei 2024
Menurut keterangan dari siswa SMA NEGERI 1 SiNDANGWANGI bahwa acara tersebut tidak pernah di rapatkan cuma perwakilan kelas menyampaikan secara lisan akan di adakan acara perpisahan dengan di bebankan biaya Rp.450.000 (empat ratus lima puluh ribu rupiah ) / siswa .
di setoran ke guru wali kelas masing – masing. Hasil estimasi di duga pungutan tersebut yang di bebankan persiswanya
Rp.450.000 x 360 siswa = Rp.162 .000.000 ( seratus enam puluh dua juta rupiah).
Yang disayangkan oleh orang tua siswa kenapa yang di undang nya itu hanya orang – orang tertentu saja seperti orang tua yang dapat prestasi aja padahal momen seperti itu setahun sekali kenapa tidak semua orang tua di undang.
yang di libatkan cuma orang – 0rang tertentu saja.

Tim investigasi Rabu/05/24 menghubungi kepala sekolah via WhatsApp tidak bisa balas dan tidak bisa angkat WhatsApp mau konfirmasi terkait di sekolah SMA negeri 1 SiNDANGWANGI udah di adakan ada acara perpisahan kepsek tidak bisa jawab .

Menurut keterangan wakasek humas dan Wakasek kesiswaan Alhamdulillah lancar bahkan acara tersebut di biayai oleh siswa-siswi dengan menabung ke wali kelas masing-masing .
fihak sekolah awalnya menerangkan yang punya hajat itu siswa dan setelah di sentil – sentil terkait acara perpisahan yang mungut ke siswa dan di kelola oleh wali kelas masing – masing dan siswa -siswi kelas XII .
dengan nominal yang di pungut ke siswa RP.450 ribu itu ada rinciannya untuk apa – apa aja ?
Wakasek kesiswaan cuma bilang tuk Mamin aja karena panggung dari sekolah gak nyewa itu juga kemauan siswa udah di agendakan jauh – jauh hari tidak ada kaitan dengan guru – guru di sekolah pungkasnya .

Menurut keterangan dari Wakasek kesiswaan Acara perpisahan itu udah di beri tau ke Bu KCD bahkan Bu KCD juga mau menghadiri acara tersebut tapi sayang Bu KCD tidak bisa hadir di karena kan kecelakaan.
ketika di konfirmasi
di duga adanya pungutan di sekolah sebesar Rp.450.000 tersebut KCD mengetahui ? bilang tidak karena itu interen sekolah dan kemauan siswa – siswi .
tidak ada keterlibatan sekolah atau guru padahal udah jelas di kwitansi pembayaran perpisahan tersebut tertera yang Nerima di duga pungutan itu adalah oknum guru dan kepanitiaan acara perpisahan tersebut ada guru – guru juga yang di libatkan selain OSIS.

tim investigasi waktu kunjungan ke kantor KCD, Fihak KCD udah menegaskan tidak boleh ada pungutan .
Walaupun berdalih apapun kepada wali murid/ orang tua murid. Itu udah di sampaikan ketika Bu KCD sering menyampaikan ketika ada rapat dan turun langsung ke sekolah – sekolah untuk pembinaan ,pungkas Bu KCD.

acara di hotel horison pun bersama tim saber pungli .
Saber pungli juga udah menegaskan tidak boleh ada pungutan.tapi kenapa fihak sekolah tidak menggubris nya seolah-olah tidak tau atau mengabaikannya mungkin,
Di duga Demi meraih ke untungan fihak sekolah abaikan aturan.

Di mohon Kepada KCD dan tim saber pungli untuk turun langsung kelapangan di duga ada pungutan yang terjadi di sekolah SMA NEGERI 1 SINDANGWANGI yang di lakukan oleh oknum guru dan panitia perpisahan .
Sampai berita ini di tayangkan kepala sekolah dan ketua panitia acara perpisahan belum bisa di temui .
(Yt/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.