Maret 1, 2024

Bharindo Jakarta – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Pol. Marthinus Hukom akan berupaya membuat bandar narkoba jatuh miskin dengan menghentikan suplai, permintaan dan dukungan keuangan.

Upaya itu menjadi salah satu program kerjanya setelah resmi dilantik Presiden Joko Widodo.

“Ada tiga hal yang perlu mendapat perhatian terkait peredaran narkoba yakni suplai, permintaan dan dukungan keuangan. Tiga itu harus kita hentikan, kita miskinkan bandar-bandar narkoba tersebut,” ujar Irjen Pol. Marthinus, Jumat (8/12/23).

Dia mengatakan keterlibatan aparat penegak hukum serta aparatur sipil negara dapat membuat jaringan narkoba semakin kuat. Oleh karena itu dia tidak akan menolerir keterlibatan anggota Polri/TNI dan PNS, dalam peredaran narkoba.

“Maka kita harus melemahkan segala struktural, semua jaringan-jaringan tersebut. Kita harus juga melemahkan sumber-sumber keuangannya sehingga mereka tidak mempunyai kesempatan sedikitpun untuk melakukan peredaran narkoba,” tegas Irjen Pol. Marthinus.

Dia mengatakan akan memberi tindakan tegas terhadap aparat penegak hukum yang terlibat. “Sebelum ke sini saya sudah berkoordinasi dengan Kapolri. Saya meminta dukungan beliau untuk menyelesaikan ke dalam struktur,” jelas Irjen Pol. Marthinus.

Selain itu, ia berencana menemui Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto untuk meminta dukungan serupa.

“Begitu juga dengan ASN, saya juga akan berkoordinasi dengan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara (dan Reformasi Birokrasi), dan menteri-menteri lain yang mungkin bisa membantu membersihkan ke dalam struktur,” tutup Irjen Pol. Marthinus. (ils78***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.