Juni 25, 2026
image (22)

BATAM, bharindo.co.id – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Kepulauan Riau menggelar Perlombaan Dayung Sampan dan Ketinting Bhayangkara 2026 di Pelabuhan Beton Kampung Tua Tanjung Riau, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, Minggu (21/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut menjadi bagian dari upaya Polri untuk mempererat hubungan dengan masyarakat pesisir sekaligus melestarikan olahraga tradisional yang menjadi bagian dari budaya maritim Melayu.

Ketua Pelaksana kegiatan yang juga Kasubdit Patroli Airud Ditpolairud Polda Kepri, Kompol Efendri Ali, S.I.P., M.H., mengatakan bahwa perlombaan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan memperkuat silaturahmi antara Polri dan masyarakat melalui kegiatan olahraga berbasis budaya lokal.

Menurutnya, antusiasme masyarakat pada tahun ini mengalami peningkatan yang signifikan. Tercatat sebanyak 106 peserta turut ambil bagian dalam perlombaan, terdiri dari 18 peserta lomba ketinting, 34 tim dayung sampan putra, dan 10 tim dayung sampan putri.

“Perlombaan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga tradisional, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan serta menjaga warisan budaya maritim yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat pesisir,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan Ketua Nelayan Tanjung Riau yang menilai kegiatan tersebut memiliki nilai positif bagi masyarakat. Selain menjadi hiburan dan ajang olahraga, perlombaan dayung sampan dan ketinting dinilai sebagai bentuk pelestarian budaya maritim Melayu yang telah diwariskan secara turun-temurun dan menjadi identitas masyarakat pesisir.

Sementara itu, Wakapolda Kepulauan Riau Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda tahunan, melainkan wujud nyata komitmen Polri dalam menjaga budaya lokal serta memperkuat kedekatan dengan masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat pesisir. Selain perlombaan, kami juga melaksanakan bakti sosial berupa penyaluran 250 paket sembako serta pelayanan bakti kesehatan bagi masyarakat,” ungkapnya.

Wakapolda menambahkan, sinergitas antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat sangat penting untuk menjaga keberlangsungan kehidupan nelayan di tengah pesatnya perkembangan kawasan pesisir. Menurutnya, ruang hidup dan sumber mata pencaharian masyarakat harus tetap terjaga demi kesejahteraan bersama.

Ia juga memastikan Polri akan terus hadir memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, sekaligus mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Masyarakat dapat memanfaatkan layanan Kepolisian 110 yang aktif selama 24 jam dan dapat diakses secara gratis untuk pelaporan maupun kebutuhan bantuan kepolisian,” tegasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Polda Kepri berharap semangat kebersamaan, pelestarian budaya maritim, serta sinergi antara Polri dan masyarakat dapat terus terjalin demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kepulauan Riau. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *