Mei 29, 2024

Bharindo Keerom ~ Penanaman nilai disiplin berupa rasa persatuan, rasa tanggung jawab dan kepatuhan dalam melaksanakan perintah dengan tepat dan cepat, Pos Towe Hitam Satgas Yonif 310/KK latihkan Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada siswa-siswi SD Inpres Towe Hitam di Distrik Towe, Kabupaten Keerom, Papua, Selasa (14/5/2024).

Hal tersebut disampaikan oleh Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal dalam keterangan tertulisnya secara terpisah di Makotis (Markas Komando Taktis) di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Dikatakan Dansatgas, baris berbaris adalah suatu wujud latihan fisik guna menanamkan disiplin, patriotisme, tanggung jawab serta membentuk sikap lahir dan bathin yang diarahkan pada terbentuknya suatu perwatakan tertentu.

“Pemberian materi PBB kepada anak-anak di sekolah formal sangat penting guna membentuk karakter kedisiplinan sejak dini,” terang Dansatgas.

Menurut Letkol Inf Andrik Fachrizal, materi PBB mungkin sangat jarang sekali diterima oleh para siswa sekolah di perbatasan RI-PNG karena dihadapkan tidak adanya tenaga pendidik yang membidangi itu, padahal materi PBB ini sebenarnya sangat penting diberikan kepada siswa sekolah formal karena dapat membentuk disiplin jika dilakukan secara terus menerus.

Pada kesempatan itu, personil Satgas yang berada di Pos Towe Hitam dipimpin langsung oleh Danpos (Komandan Pos) Letda Inf Andri Budi Purwanto, S.Tr,Han., mengajarkan PBB tahap demi tahap agar mudah dimengerti oleh para siswa. Materi yang diberikan meliputi sikap sempurna, hadap kanan/kiri, balik kanan, lencang kanan, lencang depan, memberikan aba-aba, penghormatan dan istirahat ditempat.

“Para siswa terlihat antusias mengikuti pelatihan, mereka dengan serius mendengarkan penjelasan dari para personel Satgas dan mencoba melakukan gerakan-gerakan PBB yang diajarkan,” tambah Letkol Inf Andrik Fachrizal.

Disisi lain, Giarto (42) selaku Kepala Sekolah SD Inpres Towe mengucapkan terima kasihnya kepada personil Satgas Yonif 310/KK yang telah mengajarkan banyak ilmu kepada anak didiknya khususnya Peraturan Baris Berbaris.

“Ini hal yang jarang mereka (siswa) terima, semoga ini lebih menambah wawasan anak-anak, harapannya mereka pun lebih disiplin dan terlatih serta termotivasi dalam belajar,” tutur Giarto. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.