April 14, 2024

Bharindo Jakarta,- Malam Nuzulul Quran di Mesjid Jami Keramat Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara, pada malam ke-17 Ramadan 1445 Hijriah, Rabu (27/3/2024) diramaikan para jemaah. Ribuan jemaah memadati mesjid bersejarah di Ibu Kota tersebut.

Peringatkan Nuzulul Quran di Mesjid Luar Batang tersebut diawali dengan buka puasa bersama para jemaah. Kemudian dilanjutkan solat Tarawih Berjemaah dan ibadah-ibadah lainnya hingga malam hari.

Peringatan Nuzulul Quran selalu menjadi ibadah rutin di Mesjid yang juga menjadi tempat bagi makam seorang ulama besar Al-Habib Husein bin Abubakar Alaydrus itu. Mutawalli Masjid Luar Batang Habib Husein bin Hasan Alaydrus mengatakan, peringatan Nuzulul Quran ini juga menjadi momen mempersatukan umat di bulan Ramadan.

“Tiap tahun kita menyelenggarakan berbuka puasa bersama, malam 17 Ramadan. Setiap tahun di malam ke 17,” katanya saat ditemui di Mesjid Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (27/3/2024) malam.

“Momen ini perlu kita sikapi bahwa malam 17 ini perlu kita bikin kumpul, bertepatan dengan acara Nuzulul Quran,” ucap Habib Husein disambung tokoh Masjid Luar Batang lainnya, Habib Ali Reza bin Abdullah Alaydrus.

Momen Nuzulul Quran di malam ke-17 Ramadan ini juga diharapkan dapat meningkatkan iman keislaman para jemaah. Hal tersebut dikarenakan peringatan Nuzulul Quran merupakan peristiwa turunnya kitab suci Al-Qur’an di malam ke 17 bulan Ramadhan.

Sementara, Sekretaris Makam Keramat Luar Batang, Habib Husein Fikri bin Abdullah Alaydrus mengatakan, Nuzulul Quran merupakan satu dari serangkaian kegiatan yang diadakan di masjid tersebut setiap tahunnya.

Adapun pada malam 17 Ramadan, masjid yang berusia hampir 300 tahun itu selalu diperingati dengan melakukan “Khatam Tarawih”.

“Di mana semua orang di Masjid Luar Batang akan membacakan ayat-ayat Al Quran semalaman di saat salat tarawih. Kemudian haul makam Al-Habib Husein bin Abubakar Alaydrus, insya Allah bulan Mei kita adakan haul, di minggu akhir di bulan Syawal,” kata Habib Husein Fikri.

Diketahui Masjid Keramat Luar Batang juga menjadi tempat bagi para peziarah untuk melakukan tabaruk ke makam Al-Habib Husein bin Abubakar Alaydrus. Tabaruk dapat diartikan sebagai tindakan mencari keberkahan dari Allah SWT melalui pengaruh orang-orang yang dipandang suci.

Menurut Mutawalli Masjid Luar Batang Habib Husein bin Hasan Alaydrus, peziarah tak henti-hentinya mendatangi masjid tersebut tak hanya di momen bulan Ramadan saja. Bahkan, para peziarah banyak yang berdatangan dari luar negeri, misalnya dari Malaysia, Singapura, hingga Australia.

“Para peziarah selain dari luar Jabodetabek, ada juga yang datang dari luar negeri. Ini juga seringkali diberikan pemahaman untuk menyertakan niat-niat baik ketika tabaruk ke makam keramat,” ucapnya. (Ils78***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.