Juni 20, 2024

Bharindo Garut – Menindaklanjuti adanya bencana alam tanah longsor, Tim SAR gabungan Polres Garut melanjutkan pencarian terhadap korban yang masih belum ditemukan akibat tertimbun material longsor di Kampung Sirnagalih Desa Talagajaya Kecamatan Banjarwangi Kabupaten Garut.

Longsor yang terjadi pada hari Kamis, 25 April 2024 telah mengakibatkan tertimpanya 4 (empat) rumah dan 3 (tiga) orang yaitu Lilis (28), Dini (3) dan Zeni (8) menjadi korban tertimbun material akibat bencana longsor.

Pada hari Jum’at (H+2) pukul 01.00 Wib proses evakuasi korban tertimpa longsor untuk sementara dihentikan dengan pertimbangan keamanan bagi petugas evakuasi berikut warga mengingat keadaan medan yang masih dianggap rawan pergeseran/pergerakan tanah dan sulitnya medan material berikut kurangnya penerangan di lokasi.

Pada pukul 07.00 Wib alat berat milik PUPR Kab. Garut telah tiba di lokasi longsor untuk membantu dan mempermudah proses evakuasi korban tertimpa longsor.

Selanjutnya, sekitar pukul 08.00 Wib Wakapolres berikut PJU Polres melakukan pemantauan di lokasi evakuasi korban yang tertimpa material longsor.

Tim SAR gabungan tersebut terdiri dari Wakapolres Garut, Kabag Ops Polres Garut, Kasi Propam Polres Garut, Kanit Patroli Sabhara Polres Garut, anggota Polsek Banjarwangi, Unit SAR dari Sat Brimob, personil BPBD Kab. Garut, tim Tagana Kab. Garut, Camat Banjarwangi, Kasi Trantib beserta anggota, tim Jabar Quick Respon, tim PUPR Kab. Garut, tim Kes Puskesmas Banjarwangi dan tim kampung siaga bencana Desa Talagajaya.

Berdasarkan laporan yang disampaikan, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan 2 (dua) orang korban akibat longsor dan 1 (satu) orang masih dalam proses pencarian.

“2 jenazah korban atas nama Zeni (8) dan Dini (3) yang tertimbun longsor telah berhasil ditemukan” ungkap Wakapolres Garut Kompol Dhoni Erwanto, S.Si., S.I.K., M.H., M.I.K.

“Korban tersebut langsung dirujuk ke puskesdes Desa Talagajaya untuk di visum oleh dokter dari puskesmas Banjarwangi dan selanjutnya akan dilakukan pemandian jenazah” lanjutnya.

“Kami mengarahkan kepada masyarakat, agar tidak terlalu dekat dengan lokasi longsor untuk menghindari adanya longsor susulan yang dapat membahayakan” tutur Dhoni.

Pihaknya menyampaikan, bahwa tindakan selanjutnya yang dilakukan yaitu melaksanakan pengamanan/pengaturan kendaraan Dinas maupun milik warga yang terlibat atau yang melihat proses evakuasi korban tertimpa longsor.

“Polres Garut terus melakukan koordinasi terhadap instansi terkait, karena operasi pencarian dan evakuasi korban yang tertimbun masih berlangsung. Kondisi 1 orang korban masih dalam pencarian.” pungkas Waka Polres Garut Kompol Dhoni Erwanto. (Bds***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.